Saya kalau melihat penderitaan karena penyakit itu beda banget. Saya menganggap menderita sakit itu adalah keberuntungan “berbulu” kemalangan.

Lho kok keberuntungan?!

Iya, dong. Justru ketika sakit, saya bisa melihat sifat asli saya sekaligus juga melihat potensi saya.

Ketika menderita maag akut dan kronis, saya melihat bahwa saya dulu orangnya masa bodo dengan kesehatan. Saya orangnya masih belum bisa mengendalikan diri dan kompromian sehingga makan pun sembarangan, tak terkendali dan akhirnya kena maag juga.

Tapi untungnya, saya dikaruniai kelebihan juga yaitu saya gampang “ngaca” alias merenung dan mengkoreksi diri, saya juga gampang belajar.

Gara-gara menderita maag lah akhirnya saya tahu sains medis holistik, mempelajarinya, mempraktekkannya dan akhirnya bisa “lulus ujian” dengan penuh kemenangan 🙂

Gara-gara sakit lah saya akhirnya menemukan potensi, bakat dan passion saya di dunia kesehatan sehingga bisa menolong banyak orang sakit.

Sifat ini semua bisa saya lihat HANYA jika saya mensyukuri bahwa sakit ini diijinkan Tuhan untuk mendidik saya dan mau “ngaca” darinya.

Kalau lagi sakit, jangan jadi “cemen” ya. Kalau doa, jangan cuman minta sembuh melulu. Tanya dulu ke Tuhan apa yang menyebabkan Anda sakit? Itu salah Anda sendiri, salah lingkungan, salah orang lain atau sekedar kecelakaan? Tanya juga apa yang Tuhan mau dari Anda? Tanya apa yang Tuhan mau Anda harus lakukan? Jangan doa tentang maunya Anda terus!

Tunjukkin kalau Anda bisa lulus ujian dan jadi pemenangnya 🙂

Bagaimana teman-teman? Sudah ngaca belum lewat bantuan penyakit Anda?! 🙂

Dt Awan (Andreas Hermawan)

Klik untuk gabung.

©2019 DantonAwan.com | Konsultan Medis Holistik untuk Penyakit Kritis & Terminal

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account